sponsore

Abdilez All Right Reserved. Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label android. Tampilkan semua postingan

Selamat Tinggal Adobe Flash Player untuk Android

Written By Abdil hasani.S on Rabu, 22 Agustus 2012 | 00.34



Selamat Tinggal Adobe Flash Player untuk Android - post by abdilez
Perusahaan pembuat software Adobe Systems telah menarik aplikasi Adobe Flash Player untuk Android dari toko aplikasi Google Play, pada Rabu (15/8/2012). Dengan ini, pengguna Android tak bisa lagi mengunduh Flash Player secara resmi.

Pengguna Android yang telah memasang Flash Player di smartphone-nya, tetap bisa menyimpan dan sesekali akan mendapat update patch keamanan.

Jika pengguna Android melakukan update sistem operasi ke Android 4.1 Jelly Bean, Adobe merekomendasikan untuk meng-uninstall Flash Player. Sebagai gantinya, Adobe menawarkan Adobe AIR dengan dukungan fitur Adobe Access DRM.

Adobe mengklaim, AIR menyediakan fitur yang sama dengan Flash Player untuk mendukung proses pemutaran video dari browser pernagkat Android. AIR bisa digunakan untuk perangkat bersistem operasi Android 2.2 Froyo dan versi di atasnya.

Para pengembang aplikasi Android yang selama ini mengandalkan Adobe Flash tetap dapat mengaksesnya di arsip Flash Player yang bisa diunduh di tautan ini.

Kehadiran teknologi web HTML5, secara tak langsung menggeser peran Flash Player. Rencana Adobe untuk menghentikan pengembangan Flash Player untuk Android, diumumkan pada November 2011, setelah Google mengumumkan sistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich.

Adobe akan fokus mengembangkan Flash Player untuk komputer pribadi (PC).
00.34 | 0 komentar | Read More

Android, Kini Tiga Kali Lebih Berbahaya

Written By Abdil hasani.S on Selasa, 21 Agustus 2012 | 04.49



Kepopuleran Android sebagai sistem operasi mobile turut mengundang bahaya. Kaspersky Lab mengumumkan bahwa jumlah ancaman keamanan Android meningkat sebanyak tiga kali lipat di kuartal kedua tahun ini.

Pada kuartal pertama 2012, Kaspersky Lab mencatat kemunculan 5,441 malware baru yang menyasar platform mobile open source tersebut. Kuartal berikutnya, angka tersebut naik tajam menjadi 14,923 malware baru.

q2malware2012_pic01_all
(Gambar: Kaspersky Lab)
Dibandingkan kuartal ketiga 2011, jumlah itu 15 kali lebih banyak.

Sekitar 25 persen malware Android yang ditemukan Kaspersky di perempat tahun kedua 2012 ini terdiri dari jenis trojan SMS yang dipakai untuk mencuri uang dari pengguna. Caranya adalah dengan mengirim SMS bertarif premium tanpa sepengetahuan si empunya perangkat.

Sebanyak 18 persen lainnya merupakan jenis backdoor yang memungkinkan penciptanya mengontrol perangkat Android korban.

"Untuk saat ini hanya 2 persen ancaman Android terdiri dari jenis Trojan Spy, tapi itu merupakan yang paling berbahaya karena bisa memberi akses ke rekening bank korban," tulis Kaspersky dalam laporannya.

Lebih lanjut, perusahaan keamanan komputer itu memperkirakan bahwa tren pertumbuhan angka malware di Android tak akan menurun. Sebaliknya, di masa depan, akan muncul malware "efektif dan berbahaya" yang mengincar pengguna Android.

Dilihat dari kecenderungan yang tengah berlangsung, para penjahat cyber diprediksi bakal segera beralih ke metode serangan yang lebih personal. "Tujuan utama malware menjadi pencurian data rahasia untuk membobol kartu kredit korban."
Sumber :
04.49 | 0 komentar | Read More

Google Perketat Keamanan Android Market

Written By Abdil hasani.S on Sabtu, 03 Maret 2012 | 06.38

Google Perketat Keamanan Android Market


alifornia, AS - Peningkatan jumlah malware yang menyusup di Android Market membuat Google harus lebih memperketat keamanan toko aplikasinya tersebut.

Google pun mengerahkan Bouncer, layanan keamanan miliknya yang berfungsi memindai setiap aplikasi baru yang diunggah developer ke Android Market. Bouncer akan 'menyapu' aplikasi mencurigakan yang potensial menyebarkan program jahat.

Dilansir Reuters, Jumat (3/2/2012), Bouncer juga menganalisa akun developer baru guna mencegah 'penjahat' yang sama mendistribusikan malware.

"Ukuran terpenting adalah apakah aplikasi jahat itu diinstal dari Android Market atau bukan. Dan kami tahu tingkatnya kini mulai menurun secara signifikan," kata Hiroshi Lockheimer, Vice President of Engineering di Divisi Android Google.

Dengan menerapkan Bouncer, Lockheimer mengklaim terdapat penurunan download aplikasi malware sebesar 40 persen di Android Market.

Penggunaan Bouncer menandai arah baru bagi sistem keamanan Google. Selama ini Google dinilai kurang ketat mengelola toko aplikasinya. Dibandingkan dengan pesaingnya apple, perusahaan ini mengelola App Store melalui berbagai tahapan evaluasi hingga layak didownload.

Dikutip : detik.com

Posted by : abdilez.blogspot.com ( ilmu komputer ) informasi gadget

Semoga Bermanfaat...
06.38 | 0 komentar | Read More

10 Aplikasi Terpopuler Android

Written By Abdil hasani.S on Kamis, 01 Maret 2012 | 00.28


berikut abdilez jabarkan 10 Aplikasi Terpopuler Android

1. Android Market
Untuk mengunduh aplikasi lain, aplikasi Android Market memang diperlukan. Apalagi aplikasi ini sudah built-in dengan semua smartphone Android. Jadi alasannya cukup jelas bukan?







2. Google Maps
Aplikasi ini sangat bermanfaat sebagai peta yang bisa dikantongi di saku. Dilengkapi GPS untuk memudahkan pencarian lokasi, wajar jika 74,6 persen pengguna Android menggunakan Google Maps sebagai penunjuk arah.

3. Gmail
Sebagai sesama produk Google, Gmail merupakan aplikasi built-in yang ada di setiap smartphone berbasis Android. Wajar jika aplikasi ini digunakan oleh 74,5 persen pengguna Android. Apalagi, untuk masuk ke Android Market, membutuhkan akun Gmail.

4. Facebook
Facebook merupakan jejaring sosial yang paling banyak digunakan pengguna Android. Aplikasi ini tercatat digunakan oleh sebanyak 73,5 persen pengguna Android.

5. Google Search
Walau search engine Google menjadi situs paling banyak dikunjungi, namun Google Search bukan sebagai raja aplikasi di Android. Sebanyak 71,9 persen pengguna Android menggunakan aplikasi ini.

6. YouTube
Layanan penyedia video-sharing ini merupakan aplikasi built-in yang ada di tiap ponsel Android. Namun, 'hanya' 51,4 persen pengguna Android yang memakai aplikasi ini.

7. Advanced Task Killer
Aplikasi ini bermanfaat untuk menutup aplikasi yang masih aktif dan menyediakan ruang untuk RAM. Selain itu, aplikasi ini juga bermanfaat untuk membuat ponsel berjalan cepat. Sebanyak 26,1 persen pengguna Android menggunakan aplikasi ini.

8. Angry Birds
Aplikasi game yang dikembangkan Rovio ini memang game paling populer saat ini. Dirilis sejak 2009, game burung pemarah yang menghajar pasukan babi hijau ini diunduh oleh sekitar 25,9 persen.

9. Quickoffice Pro
Aplikasi ini sangat bermanfaat digunakan oleh pelajar maupun urusan bisnis. Dengan aplikasi ini, pengguna Android bisa mengedit dokumen yang biasa ada di format Office, dengan Quickword, Quicksheet, Quickpoint dan QuickPDF. Aplikasi ini digunakan sekitar 25,3 persen pengguna Android.

10. Pandora Radio
Pandora merupakan aplikasi yang bisa digunakan sebagai pemutar radio. Sebanyak 23,9 persen pengguna Android menggunakan aplikasi ini.

dikutip : vivanews.com

Posted by : www.abdilez.blogspot.com


Semoga Bermanfaat Terima Kasih....


Silahkan Isi Komentar Kritik dan Saran Untuk membangun web ini...Tautan
00.28 | 0 komentar | Read More